Berikut adalah daftar isi materi bahasa Arab di Website khoiri.com, apabila saudara ingin berpindah dari satu materi ke materi yang lain, misal setelah mempelajari fi’il madhi ingin membaca tentang jamak taksir atau mubtada khobar, maka anda bisa memilihnya pada menu dropdown di bawah, semoga bermanfaat.
Apa itu Fi’il Madhi ?
Fi’il adalah kata kerja, Fi’il adalah kata yang dalam penggunaannya dalam kalimat terikat waktu tertentu, Pengertian fi’il madhi adalah kata kerja yang menunjukkan aktivitas atau perbuatan di waktu lampau, sebagaimana dituliskan oleh Ali Al Jarim dalam kitab nahwu wadhih .Al fi’lu madhiyu huwa kullu fi’lin yadullu ‘ala khushuli ‘amalin fiz zamanil madhi
الفِعْلُ الماضى هو كُلُّ فِعْلٍ يَدُلُّ عَلَى حُصُوْلِ عَمَلٍ فِى الزّمَنِ المَاضيِّ
Artinya : “Fi’il madhi adalah fi’il yang menunjukkan pada terjadinya perbuatan di waktu lampau.”
Walaupun tidak semua bentuk fi’il madhi menunjukkan waktu lampau, tetapi dapat juga menunjukkan waktu sekarang atau mendatang sesuai dengan konteks pemakaiannya dalam frasa, klausa, dan kalimat. Misalnya, fa idza qara’tal qur’aana fasta’idz billaah (QS 16:98). Lafal qara’ta merupakan bentuk fi’il madhi yang tidak menunjukkan waktu lampau, melainkan waktu mendatang karena didahului oleh dzaraf zaman. Jadi, makna ayat ini menyuruh beristi’adzah (mohon perlidungan) sebebelum membaca Alquran, bukan sesudah membaca Alquran. Demikian juga dengan bunyi ayat: fa idzaa qumtum ilashshalaati faghsiluu wujuuhakum (QS 5:6).
Lafadz qumtum dalam ayat tersebut juga menunjukkan bentuk fi’il madhi yang tidak menunjukkan waktu lampau, melainkan waktu mendatang. Makna ayat itu menyuruh kita membasuh muka (berwudhu) sebelum shalat, bukan sesudah shalat. Dengan demikian tidak setiap bentuk fi’il madhi dapat diterjemahkan ke dalam sudah atau telah dalam bahasa Indonesia, melainkan tergantung pada konteks pemakaiannya.
Penulisan fi’il dalam kalimat arab di bagi menjadi dua yakni jumlah ismiyah dan jumlah fi’liyah. Jumlah fi’liyah adalah kalimat verbal, dimana fi’il diletakkan di awal kalimat atau mendahului isim. Jumlah Ismiyah adalah kalimat nominal. Dimana fi’il diletakkan sesudah isim
Contoh kalimat verbal dalam bahasa arab (jumlah fi’liyah)
دَخَلَ مُحمّدفِى الْبَيت (dakhola muhammad fil bait) muhammad telah masuk ke rumah
فَتَحَ الباب المسجد (fatakhal babul masjid) telah dibuka pintu masjid
Baca Juga :
Contoh Kalimat Jumlah Ismiyah di dalam bahasa Arab dan Pengertiannya
Contoh Fi’il Madhi
Di bawah ini adalah contoh kata kerja yang termasuk fi’il madhi. berikut 20 contoh fi’il madhi dan artinya
- نَزَلَ nazala artinya telah menurunkan
- كَتَبَ kataba artinya telah menulis
- دَخَلَ dakhola artinya telah masuk
- قَالَ qola artinya telah berkata
- رَاَى ro a artinya telah melihat
- نَظَرَ nadhoro artinya telah memperhatikan
- جَلَسَ jalasa artinya telah duduk
- اَخَذَ akhoda artinya telah mengambil
- اَكَلَ akala artinya telah makan
- سَمِعَ sami’a artinya telah mendengar
- غَزَى ghoza artinya telah menyerang
- قَرَئَ qoro a artinya telah membaca
- صَانَ shona artinya telah melindungi
- صَامَ shoma artinya telah berpuasa
- سَجَدَ sajada artinya telah duduk
- نَصَرَ nashoro artinya telah menolong
- فَتَحَ fatakha artinya telah membuka
- ضَرَبَ dhoroba artinya telah memukul
- خَلَقَ kholaqo artinya telah menciptakan
- عَلِمَ ‘alima artinya telah mengetahui
Baca Juga :
#Apa Ciri-ciri fi’il madhi?
Di dalam kitab alfiyah ibnu malik terdapat nadhom yang berbunyi Wa Madhiyal ‘Afali bit tamiz Wa Sim Bin nuni fi’lal amri in amrun fuhim. Sebagaimana tertulis dalam tulisan bahasa Arab berikut :
وَمَاضِيَ الْأَفْعَالِ بِالتَّامِزْ وَسِمْ بِالنّوْنِ فِعْلَ الْأَمْرِ إِنْ أَمْرٌ فُهِمْ
Artinya adalah : “Dan fiil madhi itu bisa ditandai dengan ta’ fa’il atau ta ta’nis, dengan nun fi’il amar menunjukkan perintah yang difahami.”
Sebagaimana ditulis di dalam syaroh (penjelasan) Kitab Alfiyah Ibnu Malik karya Ustadz Hamdani As Sidani bahwa Apabila ada Fi’il yang bisa ditemui dengan ta’ fa’il atau ta’ ta’nis yang mati maka fi’il itu disebut fi’il madhi. Contoh 4 kata fi’il madhi dengan tanda ta’ fa’il:
- (ضَرَبَ) dhoroba menjadi (ضَرَبْتَ) dhorobta,
- (نَصَرَ) nashoro menjadi (نَصَرْتَ) nashorta
- (كَتبَ) Kataba menjadi (كَتبْتَ) katabta
- (دَخَلَ) dakhola menjadi (دَخَلْتَ) dakholta
Contoh 4 kata fi’il madhi dengan tanda ta’ ta’nis yang mati:
- (ضَرَبَ) dhoroba menjadi (ضَرَبَتْ) dhorobats
- (نَصَرَ) nashoro menjadi (نَصَرَتْ) nashorots
- (كَتبَ) Kataba menjadi (كَتَبَتْ) katabats
- (دَخَلَ) dakhola menjadi (دَخَلَتْ) dakholats
#Cara Menuliskan fi’il madhi dengan dhomir
Cara Menuliskan fi’il Madhi dengan dhomir dapat ditulis berdiri sendiri (Dhomir Munfashil), namun terkadang fi’il madhi juga ditulis dengan dhomir (kata ganti saya, kamu, kami, dia dan mereka). contoh kalimat fi’il madhi beserta dhomir (Dhomir Muttashil) sebagai berikut
![]() |
| Tabel 1.0. contoh fi’il madhi beserta dhomir |
Baca Juga :
Tasrif Lughowi Fi’il Madhi dengan 3 huruf asli (Tsulasi Mujarrod)
#Contoh kalimat Fi’il Madhi di dalam Al-Qur’an
Berikut adalah 5 contoh kalimat yang menggunakan fi’il madhi dan tertulis dalam al qur’an, adapun lafadz atau ayat yang menunjukkan fi’il madhi kami berikan warna kuning, supaya memudahkan di dalam memahami dan mempelajarinya.
- مَا الْمَسِيْحُ ابْنُ مَرْيَمَ اِلَّا رَسُوْلٌۚ قَدْ خَلَتْ مِنْ قَبْلِهِ الرُّسُلُۗ al ma’idah ayat 75 Artinya Al-Masih putra Maryam hanyalah seorang Rasul. Sebelumnya pun sudah berlalu beberapa rasul. Qod Kholats adalah lafadz Fi’il Madhi di dalam Al qur’an surat Al Maidah ayat 75.
- خَلَقَ لإنْسَانَ مِنْ عَلَقٍ Artinya “Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah.” Kholaqa adalah contoh fi’il madhi di surat Al-Alaa ayat 2
- الَّذِيْ جَعَلَ لَكُمُ الْاَرْضَ فِرَاشًا وَّالسَّمَاۤءَ بِنَاۤءً ۖوَّاَنْزَلَ مِنَ السَّمَاۤءِ مَاۤءً فَاَخْرَجَ بِهٖ مِنَ الثَّمَرٰتِ رِزْقًا لَّكُمْ Artinya (Dialah) yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap, dan Dialah yang menurunkan air (hujan) dari langit, lalu Dia hasilkan dengan (hujan) itu buah-buahan sebagai rezeki untukmu. Ja’ala Adalah contoh fi’il madhi di dalam surat al baqoroh ayat 22.
- وَرُسُلًا قَدْ قَصَصْنٰهُمْ عَلَيْكَ مِنْ قَبْلُ وَرُسُلًا لَّمْ نَقْصُصْهُمْ عَلَيْكَ ۗوَكَلَّمَ اللّٰهُ مُوْسٰى تَكْلِيْمًاۚ Artinya Dan ada beberapa rasul yang telah Kami kisahkan mereka kepadamu sebelumnya dan ada beberapa rasul (la-in) yang tidak Kami kisahkan mereka kepadamu. Dan kepada Musa, Allah berfirman langsung. Qoshosnaahum dan kallama adalah contoh lafadz fi’il madhi di surat An-Nisa’ ayat 164.
- سُبْحنَ الَّذِى أَسْرى بِعَبْدِهِ لَيْلاً Artinya “Maha suci Allah, yang telah memperjalankan hambanya pada suatu malam” Asroo adalah contoh fi’il Madhi di dalam surat Al Isro ayat 1.
#Contoh penulisan kalimat fi’il madhi bahasa arab
Berikut adalah 10 contoh kalimat fi’il madhi
1)Hasuna (حَسُنَ) artinya telah berbuat baik
حَسُنَ الطَّالبُ أَدبًا (hasuna tholibu adaban) artinya murid-murid telah melakukan dengan baik
2)Ro a (رَاَى) artinya telah melihat
رَأَيْتُ الْمَدِيْنَة (roaitul madinah) artinya saya telah melihat kota
3)‘alima (عَلِمَ) artinya telah mengetahui,
عَلِمَ مُحمَّد الْقُرْآن(‘alima Muhammad al qur’an) artinya Muhammad telah mengetahui alqur’an
4)Ghoza (غَزَا) artinya telah menyerbu
غزا القَراصنة هذه الشَّواطِئ (Ghoza qoroshonah hadzihis syawathi) artinya bajak laut telah menyerbu pantai ini
5)Amala (أَمَلَ) artinya telah mengharapkan
اَمَلْنَ عَلَي مُحَمَّد (Amalna ‘ala Muhammad) artinya kami telah berharap kepada muhammad
6)Amana (آمَنَ ) artinya telah mempercayai
اَمَنْتُ بِااللّهِ (Amantu billahi) artinya saya telah beriman kepada Allah
7)Qolqola (قَلْقَلَ) artinya telah memantul
قَلْقَلَ الْمَأُ فِى الحَمَام (Qolqolal ma’u fil hamami) artinya air telah memantul di kamar mandi
8)Fataha (فَتَحَ) artinya telah membuka
فَتَحْنَ الاَبْوَاب المسجد (Fatahnal abwabul masjid) artinya kami telah membuka pintu-pintu masjid
9)Wadho a (وَضَعَ) artinya telah meletakkan
وَضَعْتَ القَلَمُ عَلَى الْكُرْسِي (Wadho’tal qolamu ‘alal kursiyyi) artinya kamu telah meletakkan pena di atas kursi
10)Qowiya (قَوِيَ) artinya telah menguatkan
قَوِيَ مُحَمّد قُلُوْبُنَا (Qowiya Muhammad qulubuna) atinya Muhammad telah menguatkan hati kami
#Bagaimana Merubah fi’il Madhi menjadi Mudhori’
Adapun cara mudah merubah fi’il madhi menjadi fi’il mudhori’ adalah dengan melihat polanya pada kitab tashrifan nahwu shorof. Dimana setelah fi’il madhi adalah fi’il mudhori’ seperti fa’ala (فَعَلَ) menjadi yaf’ilu (يَفْعِلُ), kataba (كَتَبَ ) menjadi yaktubu (يَكْتُبُ), maka yaf’ulu, yaktubu adalah fi’il mudhori’.
Dimana penulisan fi’il mudhori’ selalu diawali dengan salah satu dari huruf mudhoro’ah seperti hamzah, alif, nun, ya’ dan ta’. Disingkat anaitu. Sehingga apabila fi’il madhinya dakhola berubah menjadi fi’il mudhori’ adkhulu (sedang masuk), fi’il madhinya kataba menjadi aktubu (sedang menulis)
Contoh perubahan fi’il madhi menjadi fi’il mudhori’
![]() |
| Tabel 1.1 Perubahan fi’il Madhi menjadi Fi’il Mudhori’ |



Pingback: (طَلَبَ) Tholaba Artinya, Contoh Kalimat dan Tashrifnya ⋆ Khoiri.com
Pingback: Bahasa Arab Saya Tidur dan Contoh Kalimatnya ⋆ Khoiri.com
Pingback: Arti Kata (سَجَدَ) Sajada, Contoh Kalimat dan Tashrifnya ⋆ Khoiri.com
Pingback: Contoh Jamak Taksir di dalam Al Qur'an ⋆ Khoiri.com
Pingback: Arti Syawa (شَوَى) Contoh Kalimat dan Tasrifnya ⋆ Khoiri.com
Pingback: 15 Contoh Fi'il Madhi Di Dalam Al Qur'an ⋆ Khoiri.com
Pingback: Contoh Dhomir Muttasil di dalam Al-Qur'an ⋆ Khoiri.com
Pingback: Bahasa Arab Saya Makan dan Contoh Kalimatnya ⋆ Khoiri.com
Pingback: Zaro'a artinya, contoh kalimat dan tashrifnya ⋆ Khoiri.com
Pingback: (مَدَّ) Madda Artinya, Contoh Kalimat dan Tasrifnya ⋆ Khoiri.com
Pingback: Arti Shona (صَانَ) , Contoh Kalimat dan Tasrifnya ⋆ Khoiri.com
Pingback: Arti Dhoroba (ضَرَبَ ), Contoh Kalimat dan Tasrifnya ⋆ Khoiri.com
Pingback: Arti Farro (فَرَّ) Contoh Kalimat dan Tasrifnya ⋆ Khoiri.com
Pingback: Arti Wa’ada (وَعَدَ),Contoh Kalimat dan Tasrifnya ⋆ Khoiri.com
Pingback: Arti Yasaro (يَسَرَ), Contoh Kalimat dan Tasrifnya ⋆ Khoiri.com
Pingback: Arti Saro (سَرَى), Contoh Kalimat dan Tasrifnya ⋆ Khoiri.com
Pingback: (أَمَلَ) Amala Artinya, Tasrif dan Contoh Kalimat ⋆ Khoiri.com
Pingback: Arti Adama (أَدَمَ) Contoh Kalimat dan Tasrifnya ⋆ Khoiri.com
Pingback: (وَأَدَ) Wa ada Artinya, Contoh Kalimat dan Tasrifnya ⋆ Khoiri.com
Pingback: (وَضَعَ) Wadho’a Artinya, Contoh Kalimat dan Tasrifnya ⋆ Khoiri.com
Pingback: (يَفَعَ) Yafa’a Artinya, Contoh Kalimat dan Tasrifnya ⋆ Khoiri.com
Pingback: (نَأَى) Na a Artinya, Contoh Kalimat dan Tasrifnya ⋆ Khoiri.com
Pingback: (نَشَأَ) Nasya a Artinya, Contoh Kalimat dan Tasrifnya ⋆ Khoiri.com
Pingback: Bahasa Arab Saya Melihat dan Contoh Kalimatnya ⋆ Khoiri.com
Pingback: (عَضَّ) ‘Addho Artinya, Contoh Kalimat dan Tasrifnya ⋆ Khoiri.com
Pingback: (وَجِلَ) Wajila Artinya, Contoh Kalimat dan Tasrifnya ⋆ Khoiri.com
Pingback: (يَبِسَ) Yabisa Artinya dan Tasrif Lughowinya ⋆ Khoiri.com
Pingback: (خَشِىَ) Khosyiya Artinya, Contoh Kalimat dan Tasrifnya ⋆ Khoiri.com
Pingback: (قَوِيَ) Qowiya Artinya, Contoh Kalimat dan Tasrifnya ⋆ Khoiri.com
Pingback: (أَثِمَ) Atsima Artinya, Contoh Kalimat dan Tasrifnya ⋆ Khoiri.com
Pingback: Baria (بَرِئَ) Artinya, Contoh Kalimat dan Tasrifnya ⋆ Khoiri.com
Pingback: (حَسُنَ) Hasuna Artinya, Contoh Kalimat dan Tasrifnya ⋆ Khoiri.com
Pingback: (ضَخُمَ) Dhokhuma Artinya, Contoh Kalimat dan Tasrifnya ⋆ Khoiri.com
Pingback: Januba (جَنُبَ) Artinya, Contoh Kalimat dan Tasrifnya ⋆ Khoiri.com
Pingback: (شَجُعَ) Syaju’a Artinya, Contoh Kalimat dan Tasrifnya ⋆ Khoiri.com
Pingback: Arti Jabuna (جَبُنَ) dan Tasrifnya ⋆ Khoiri.com
Pingback: (وَجُهَ) Wajuha Artinya, Contoh Kalimat dan Tasrifnya ⋆ Khoiri.com
Pingback: Arti Yamuna (يَمُنَ) dan Tasrifnya ⋆ Khoiri.com
Pingback: (طَالَ) Thola Artinya, Contoh Kalimat dan Tasrifnya ⋆ Khoiri.com
Pingback: Saruwa (سَرُوَ) Artinya, Contoh Kalimat dan Tasrifnya ⋆ Khoiri.com
Pingback: (أَدُبَ) Aduba Artinya, Contoh Kalimat dan Tasrifnya ⋆ Khoiri.com
Pingback: Arti Lauma (لَؤُمَ) dan Tasrifnya ⋆ Khoiri.com
Pingback: (بَطُؤَ) Bathu a Artinya dan Tasrifnya ⋆ Khoiri.com
Pingback: (وَقُرَ) Waquro artinya, Tasrif dan Contoh Kalimatnya ⋆ Khoiri.com
Pingback: (وَمِقَ) Wamiqo Artinya, Contoh Kalimat dan Tasrifnya ⋆ Khoiri.com
Pingback: (نَوَيْتُ) Nawaitu Artinya dan Contoh Kalimatnya ⋆ Khoiri.com
Pingback: (رَتَّبَ) Rottaba Artinya, Tashrif dan Contoh Kalimatnya di Bahasa Arab ⋆ Khoiri.com
Pingback: (اِشْتَرَى) Isytaro Artinya, Contoh Kalimat dan Tashrifnya ⋆ Khoiri.com
Pingback: Bahasa Arab Menulis Surat dengan Fi'il Madhi dan Fi'il Mudhori' ⋆ Khoiri.com
Pingback: Bentuk fi’il mudhori kata (نَصَرَ) nashoro adalah ⋆ Khoiri.com
Pingback: (اخْتَارَ) Ikhtaro Artinya, Contoh Kalimat dan Tashrifnya ⋆ Khoiri.com
Pingback: (سَاعَدَ) Sa’ada Artinya, Contoh Kalimat dan Tashrifnya ⋆ Khoiri.com
Pingback: 30 Contoh Fi'il Madhi dan Fi'il Mudhori' Dilengkapi Penjelasannya ⋆ Khoiri.com
Pingback: (سَكَنَ) Sakana Artinya, Contoh Kalimat dan Tasrifnya ⋆ Khoiri.com
Pingback: (نَبَتَ) Nabata artinya, tashrif dan contoh kalimat ⋆ Khoiri.com
Pingback: (نَظَّفَ) Nadhofa Artinya, Tashrif dan Contoh Kalimatnya ⋆ Khoiri.com
Pingback: Penjelasan Tashrif istilahi bab awwal (ke-1) dari tsulasi mujarrod ⋆ Khoiri.com
Pingback: (اكل) Akala Artinya, Contoh Kalimat dan Tashrifnya ⋆ Khoiri.com
Pingback: Apa bahasa Arab memegang? ⋆ Khoiri.com
Pingback: Apa bahasa Arab dia (wanita) sudah minum? ⋆ Khoiri.com
Pingback: Contoh Isim Mufrad dan Pengertiannya ⋆ Khoiri.com
Pingback: Apa bahasa Arabnya "Saya dari desa"? ⋆ Khoiri.com
Pingback: (أَنْتَظِر) Intadhir Artinya dan Contoh Kalimatnya ⋆ Khoiri.com
How to reply to a topic?
Maybe I’m not writing correctly?
Need your help.
Thank you.
Есть кто из модераторов, так как не могу ответить в новую тему?
Может я не правильно пишу?
Нужна Ваша помощь.
С уважением.
Pingback: Bentuk fi’il mudhori kata (اِغْتَسَنلَ) Ightasala adalah ... ⋆ Khoiri.com
Pingback: Bentuk fi’il mudhori kata (تَسَوَّكَ) Tasawwaka adalah ... ⋆ Khoiri.com
Pingback: Bentuk fi’il mudhori kata (اِنْتَبَهَ) Intabaha adalah ... ⋆ Khoiri.com
Pingback: Bentuk fi’il mudhori kata (تَيَاسَرَ) tayasaro adalah ... ⋆ Khoiri.com
Pingback: Bentuk fi’il mudhori kata (خََطَا) Khoto adalah ... ⋆ Khoiri.com
Pingback: Bentuk fi’il mudhori kata (اِصْطَدَمَ) ishtodama adalah ... ⋆ Khoiri.com
Pingback: Bentuk fi’il mudhori kata (مَالَ) Mala adalah ... ⋆ Khoiri.com
Pingback: Bentuk fi’il mudhori kata (ذَاقَ) dzaqo adalah ... ⋆ Khoiri.com
Pingback: Bentuk fi’il mudhori kata (صَنَعَ) Shona'a adalah ... ⋆ Khoiri.com
Pingback: Bentuk fi’il mudhori kata (حَفِظَ) Hafidho adalah ... ⋆ Khoiri.com
Pingback: Bentuk fi’il mudhori kata (أَتْقَنَ) Atqona adalah ... ⋆ Khoiri.com
Pingback: Bentuk fi’il mudhori kata (صَوَّرَ) Showwaro adalah ... ⋆ Khoiri.com
Pingback: Bentuk fi’il mudhori kata (كَرَّزَ) karroza adalah ... ⋆ Khoiri.com
Pingback: Bentuk fi’il mudhori kata (أَلْصَقَ) Alshoqo adalah ... ⋆ Khoiri.com
Pingback: Bentuk fi’il mudhori kata (أَشَارَ) Asyaro adalah ... ⋆ Khoiri.com
Pingback: Bentuk fi’il mudhori kata (اِسْتَنْجَى) istanja adalah ... ⋆ Khoiri.com
Pingback: Bentuk fi’il mudhori kata (رَشَّ) rosya adalah ... ⋆ Khoiri.com
Pingback: Bentuk fi’il mudhori kata (سَالَ) sala adalah ... ⋆ Khoiri.com
Pingback: Bentuk fi’il mudhori kata (سَقَطَ) Saqoto adalah ... ⋆ Khoiri.com
Pingback: Bentuk fi’il mudhori kata (اِسْتَقْدَرَ) Istaqdaro adalah ... ⋆ Khoiri.com
Pingback: Bentuk fi’il mudhori kata (عَبَدَ) 'Abada adalah ... ⋆ Khoiri.com
Pingback: Bentuk fi’il mudhori kata (نَوَى) nawa adalah ... ⋆ Khoiri.com
Pingback: Bentuk fi’il mudhori kata (تَيَمَّمَ) Tayammama adalah ... ⋆ Khoiri.com
Pingback: Bentuk fi’il mudhori kata (سَقَى) saqa adalah ... ⋆ Khoiri.com
Pingback: Bentuk fi’il mudhori kata (بَطَلَ) Batola adalah ... ⋆ Khoiri.com
Pingback: Bentuk fi’il mudhori kata (اَذَّنَ) Adzana adalah ... ⋆ Khoiri.com
Pingback: Bentuk fi’il mudhori kata (صَلَّى) Sholla adalah ... ⋆ Khoiri.com
Pingback: Bentuk fi’il mudhori kata (رَكَعَ) roka'a adalah ... ⋆ Khoiri.com
Pingback: Bentuk fi’il mudhori kata (سَجَدَ) sajada adalah ... ⋆ Khoiri.com
Pingback: Bentuk fi’il mudhori kata (ذَكَرَ) dzakaro adalah ... ⋆ Khoiri.com
Pingback: Bentuk fi’il mudhori kata (أِسْتَغْفَرَ) Istaghfaro adalah ... ⋆ Khoiri.com
Pingback: Bentuk fi’il mudhori kata (أَمَّ) Amma adalah ... ⋆ Khoiri.com
Pingback: Bentuk fi’il mudhori kata (اِسْتَقَامَ) Istaqoma adalah ... ⋆ Khoiri.com
Pingback: Bentuk fi’il mudhori kata (خَطَبَ) Khotoba adalah ... ⋆ Khoiri.com
Pingback: Bentuk fi’il mudhori kata (اِرْتَبَكَ) Irtabaka adalah ... ⋆ Khoiri.com
Pingback: Bentuk fi’il mudhori kata (أَثَّرَ) Atsaro adalah ... ⋆ Khoiri.com
Pingback: Bentuk fi’il mudhori kata (صَامَ) Soma adalah ... ⋆ Khoiri.com
Pingback: Bentuk fi’il mudhori kata (بَقِيَ) Baqiya adalah ... ⋆ Khoiri.com
Pingback: Bentuk fi’il mudhori kata (سَمَّعَ) Samma'a adalah ... ⋆ Khoiri.com
Pingback: Bentuk fi’il mudhori kata (تَيَامَنَ) Tayamana adalah ... ⋆ Khoiri.com
Pingback: Bentuk fi’il mudhori kata (تَصَدَّقَ) Tasodaqo adalah ... ⋆ Khoiri.com
Pingback: Bentuk fi’il mudhori kata (تَابَ) Taba adalah ... ⋆ Khoiri.com
Pingback: Bentuk fi’il mudhori kata (تَأَدَّبَ) Ta adaba adalah ... ⋆ Khoiri.com
Pingback: Bentuk fi’il mudhori kata (اَحْسَنَ) Ahsana adalah ... ⋆ Khoiri.com
Pingback: Bentuk fi’il mudhori kata (اِسْتَغْفَ) Istagfa adalah ... ⋆ Khoiri.com
Pingback: Bentuk fi’il mudhori kata (عَفَا) 'Afa adalah ... ⋆ Khoiri.com
Pingback: Bentuk fi’il mudhori kata (حَرَسَ) Harosa adalah ... ⋆ Khoiri.com
Pingback: Bentuk fi’il mudhori kata (تَأَخَّرَ) ta akhoro adalah ... ⋆ Khoiri.com
Pingback: Bentuk fi’il mudhori kata (اِمْتَلَأَ) Imtala a adalah ... ⋆ Khoiri.com
Pingback: Bentuk fi’il mudhori kata (خَشَعَ) Khosya'a adalah ... ⋆ Khoiri.com
Pingback: Bentuk fi’il mudhori kata (بَدَأَ) Bada a adalah ... ⋆ Khoiri.com
Pingback: Bentuk fi’il mudhori kata (اِحْتَتَمَ) Ihtatama adalah ... ⋆ Khoiri.com
Pingback: Bentuk fi’il mudhori kata (اَمَرَ) Amaro adalah ... ⋆ Khoiri.com
Pingback: Bentuk fi’il mudhori kata (مَنَعَ) Mana'a adalah ... ⋆ Khoiri.com
Pingback: Bentuk fi’il mudhori kata (حَضَرَ) Hadoro adalah ... ⋆ Khoiri.com