وَكَمْ اَهْلَكْنَا قَبْلَهُمْ مِّنْ قَرْنٍ هُمْ اَحْسَنُ اَثَاثًا وَّرِءْيًا (74)
Tulisan latin : wa kam ahlakna qoblahum min qornin hum ahsanu atsatsan wa ri’yan.
Artinya : Dan berapa banyak umat (yang ingkar) yang telah Kami binasakan sebelum mereka, padahal mereka lebih bagus perkakas rumah tangganya dan (lebih sedap) dipandang mata. (Maryam ayat 74)
Tafsir Al Qur’an Surat Maryam ayat 74 menurut kitab Tafsir Jalalain
وَكَمْ (“Berapa banyak) alangkah banyaknya – اَهْلَكْنَا قَبْلَهُمْ مِّنْ قَرْنٍ (umat yang telah Kami binasakan sebelum mereka) yaitu umat-umat di masa silam – هُمْ اَحْسَنُ اَثَاثًا (sedangkan mereka adalah lebih bagus alat rumah tangganya) yakni harta bendanya lebih banyak dan perabotan rumah tangga mereka jauh lebih bagus – وَّرِءْيًا (dan lebih sedap dipandang mata”) lebih indah dipandang mata. Lafadz Ri’yan berasal dari kata Ar-Ru’yah. Maksudnya, sebagaimana Kami telah membinasakan umat-umat dahulu disebabkan kekafirannya, maka Kami pun akan membinasakan mereka pula.









