يٰٓاَبَتِ لَا تَعْبُدِ الشَّيْطٰنَۗ اِنَّ الشَّيْطٰنَ كَانَ لِلرَّحْمٰنِ عَصِيًّا (44)
Tulisan latin : Yaa abati laa ta’budisy syaithoona innasy syaithona kana lirrohmaani ‘ashiyyan
Artinya : Wahai ayahku! Janganlah engkau menyembah setan. Sungguh, setan itu durhaka kepada Tuhan Yang Maha Pengasih. (Surat Maryam ayat 44)
Tafsir Al Qur’an Surat Maryam ayat 44 menurut kitab Tafsir Jalalain
يٰٓاَبَتِ لَا تَعْبُدِ الشَّيْطٰنَۗ (Wahai bapakku! Janganlah kamu menyembah setan) dengan ketaatanmu kepadanya, yaitu menyembah berhala- اِنَّ الشَّيْطٰنَ كَانَ لِلرَّحْمٰنِ عَصِيًّا (Sesungguhnya setan itu durhaka kepada Tuhan Yang Maha Pemurah) yang banyak durhakanya.









