Apa Bahasa Jawa Bubar?
Bahasa Jawa Bubar adalah Buyar dan Rampung, buyar termasuk kata ngoko, sedangkan rampu termasuk kata Krama Inggil.
Adapun buyar termasuk ngoko sedangkan rampung termasuk krama madya dan krama inggil, kata buyar termasuk ngoko digunakan untuk berbicara dengan orang yang seusia kita atau dengan teman kita, kata rampung untuk berbicara kepada orang tua kita atau yang kita hormati.
Berikut adalah 10 contoh kalimat dengan kata Bubar di bahasa Jawa dan artinya di bahasa Indonesia. Apabila saudara mempunyai pertanyaan silahkan tulis melalui kolom komentar di bawah
- Bal-balan durung buyar nganti sak iki artinya Sepakbola belum bubar sampai sekarang.
- Kuliah e Dimas ning surabaya wis rampung taun wingi artinya Kuliahnya Dimas di Surabaya sudah selesai tahun kemarin.
- Aku wes ngadeg neng kene sak jam ngenteni buyarane sekolah niku artinya Saya sudah berdiri di sini satu jam menunggu bubarnya sekolah.
- Kawulo badhe tindak datheng Suroboyo menawi sampun rampung sekolah artinya saya akan pergi ke Surabaya ketika sudah selesai sekolah.
- Engko lak wes jam wolu bengi bal-balane buyar artinya Nanti kalo sudah jam delapan malam sepakbolanya bubar.
- Sinten ingkang ngutus jenengan buyarno acarane cah-cah? artinya Siapa yang menyuruh anda membubarkan acaranya anak-anak?
- Aku didukani bu guru mergo durung rampung anggonku ngarap tugas artinya saya dimarahi bu guru sebab belum selesai mengerjakan tugas.
- Wong seng kerjo neng pabrik iku bakal buyar jam papat sore artinya Orang yang kerja di pabrik itu akan bubar jam empat sore.
- Jama’ah podo buyar dewe-dewe yen kyaine sampun kondur artinyaJamaah sudah bubar sendirinya ketika kyainya sudah pulang
- Ojo buyar dhisek sakdurunge oleh berkat artinya jangan bubar dahulu sebelum memperoleh nasi kotak.










