Menu

Mode Gelap
Cara membaca tanda fathah “A” huruf hijaiyah Bentuk jamak kata (مُذِيْعٌ) Mudzi’un adalah … Bentuk jamak kata (مُعَلِّقٌ) Mu’alliqun adalah … Bentuk jamak kata (مُتَخَصِّصٌ) Mutakhosisun adalah … Bentuk jamak kata (مُحَامٍ) Muhamin adalah … Bentuk jamak kata (قَاضٍ) Qodhin adalah …

Arab

Cara membaca tanda fathah “A” huruf hijaiyah

khoiribadge-check


Cara membaca tanda fathah “A” huruf hijaiyah Perbesar

Membaca huruf Hijaiyah adalah langkah awal yang paling krusial dalam belajar Al-Qur’an. Salah satu tanda baca (harakat) yang paling dasar dan pertama kali dipelajari adalah Fathah.

Berikut adalah panduan lengkap mengenai cara membaca huruf Hijaiyah dengan tanda Fathah agar pelafalannya tepat dan fasih. Kalian juga bisa melihat video yang tersemat supaya membantu secara visual bagi kaian.


1. Apa itu Tanda Fathah?

Fathah adalah tanda baca berbentuk garis miring kecil yang diletakkan di atas huruf Hijaiyah. Secara harfiah, Fathah berarti “membuka”, yang merujuk pada posisi mulut saat mengucapkannya.


2. Cara Mengucapkan Fathah yang Benar

Untuk menghasilkan bunyi Fathah yang sempurna, perhatikan dua hal utama berikut:

  1. Membuka Mulut: Sesuai namanya, mulut harus dibuka secara wajar (tidak terlalu lebar dan tidak tertutup) supaya suara vokal “A” keluar dengan jernih.

  2. Sifat Huruf: Meskipun tandanya sama, bunyi “A” bisa terdengar berbeda tergantung jenis hurufnya:

    • Huruf Tipis (Tarqiq): Bunyinya murni “A” seperti pada kata “Ayam”. Contoh: Ba, Ta, Sa.

    • Huruf Tebal (Tafkhim): Bunyinya cenderung mengarah ke “O” (tapi bukan “O” bulat). Contoh: Ro, Sho, Dho, Tho, Zho.


3. Daftar Huruf Hijaiyah Berharokat Fathah

Berikut adalah cara membaca seluruh huruf Hijaiyah saat diberi tanda Fathah:

HurufCara BacaHurufCara Baca
أَAضَDho (Tebal)
بَBaطَTho (Tebal)
تَTaظَZho (Tebal)
ثَTsaعَ‘A (Tenggorokan)
جَJaغَGho
حَHa (Pedas)فَFa
خَKhoقَQo
دَDaكَKa
ذَDzaلَLa
رَRo (Tebal)مَMa
زَZaنَNa
سَSaوَWa
شَSyaهَHa (Dada)
صَSho (Tebal)يَYa

4. Tips Agar Cepat Lancar

  • Konsisten pada Panjang Pendek: Huruf dengan satu Fathah dibaca pendek (1 ketukan). Jangan menyeret bacaan sehingga terdengar panjang.

  • Perhatikan Makhraj: Pastikan tempat keluarnya huruf sudah benar. Misalnya, bedakan antara A (أَ), Ha (هَ), dan ‘A (عَ).

  • Latihan Gabungan: Cobalah membaca rangkaian huruf pendek, misalnya:

    • دَرَسَ (Da – Ro – Sa)

    • خَلَقَ (Kho – La – Qo)

    • كَتَبَ (Ka – Ta – Ba)


Catatan Penting: Belajar tajwid dan makhroj paling efektif dilakukan dengan bimbingan guru agar pelafalannya bisa langsung dikoreksi.

Baca Lainnya

Bentuk jamak kata (مُذِيْعٌ) Mudzi’un adalah …

26 Maret 2026 - 10:02 WIB

Bentuk jamak kata (مُعَلِّقٌ) Mu’alliqun adalah …

26 Maret 2026 - 09:56 WIB

Bentuk jamak kata (مُتَخَصِّصٌ) Mutakhosisun adalah …

26 Maret 2026 - 09:49 WIB

Bentuk jamak kata (مُحَامٍ) Muhamin adalah …

26 Maret 2026 - 09:43 WIB

Bentuk jamak kata (قَاضٍ) Qodhin adalah …

26 Maret 2026 - 09:37 WIB

Trending di Arab