Arti Kata Mencereweti Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Arti Kata Cerewet Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Cara Mengganti Foto Profil WhatsApp di Android Bentuk fi’il mudhori’ kata (سَلَّى) Salla adalah … Bentuk fi’il mudhori’ kata (زَرَعَ) Zaro’a adalah … Bentuk fi’il mudhori’ kata (غَرَسَ) Ghorosa adalah …

ekonomi

Dampak serangan AS dan Israel ke Iran terhadap harga emas

khoiribadge-check


Dampak serangan AS dan Israel ke Iran terhadap harga emas Perbesar

Dampak serangan AS dan Israel ke Iran terhadap harga emas

Di sore hari tanggal 28 Februari 2026, kita melihat sebagian bangunan di Ibu Kota Teheran Iran meledak terkena serangan rudal dari Israel dan AS. Berdasarkan perkembangan terbaru per 28 Februari 2026, serangan militer gabungan yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel ke Iran telah menjadi penggerak utama pasar komoditas global.

Dampaknya terhadap harga emas sangat signifikan karena status emas sebagai aset safe haven (pelindung nilai) di tengah ketidakpastian perang. Berikut adalah rincian dampaknya:


1. Lonjakan Harga Emas ke Level Rekor

Konflik AS VS Iran akan memicu kepanikan investor yang berbondong-bondong memindahkan aset mereka dari saham ke emas.

  • Harga Global: Harga emas dunia telah menembus level psikologis baru, bahkan sempat menyentuh kisaran US$5.200 hingga US$5.500 per troy ons pada periode ketegangan ini.

  • Harga Domestik (Indonesia): Di pasar lokal, harga emas Antam atau logam mulia lainnya telah melampaui angka Rp3.000.000 per gram dan diprediksi analis bisa terus merangkak naik jika eskalasi meluas.

2. Emas sebagai “Dinding” Inflasi dan Risiko

Serangan As ke Iran tidak hanya berdampak pada militer, tapi juga jalur logistik untuk bahan bakar minyak bumi dari Timur Tengah:

  • Kenaikan Harga Minyak: Serangan ke Teheran dan potensi penutupan Selat Hormuz membuat harga minyak mentah melonjak (Brent sempat naik di atas 7%). Kenaikan harga energi bisa memicu kekhawatiran inflasi global, yang secara historis selalu membuat harga emas naik.

  • Penyusutan Nilai Mata Uang: Ketidakpastian geopolitik sering kali melemahkan mata uang negara yang terlibat atau terdampak, sehingga emas menjadi satu-satunya aset yang dianggap paling aman untuk menjaga kekayaan.

3. Volatilitas Tinggi (Aksi Ambil Untung)

Meskipun tren utama adalah naik (bullish), pasar tetap mengalami guncangan jangka pendek. Banyak pedagang besar melakukan profit taking (ambil untung) saat harga mencapai puncak, yang menyebabkan fluktuasi harian yang sangat tajam.


Kesimpulan untuk Investor

Jika Anda memiliki emas, situasi saat ini pada tanggal 28 Februari 2026 adalah momentum di mana nilai aset emas aka meningkat drastis. Namun, jika Anda baru ingin membeli, perlu diwaspadai bahwa harga emas di bulan Februari sudah sangat tinggi akibat “premi risiko” perang.

Analogi sederhana: Emas dalam kondisi perang seperti payung di saat badai; harganya mahal dan semua orang mencarinya, tapi fungsinya sangat vital untuk menjaga keamanan finansial Anda.

Baca Lainnya

Lebih murah masak air dengan LPG atau beli air galon isi ulang?

23 April 2026 - 13:41 WIB

Oleksii itu nama cewek atau cowok?

13 April 2026 - 10:49 WIB

Oleksii itu nama cewek atau cowok?

Perkuat Kemandirian Industri Alat Kesehatan Nasional, Astra Komponen Indonesia Hadirkan Alat Kesehatan Berbasis Teknologi Digital

2 April 2026 - 14:41 WIB

Indonesia Takluk Tipis dari Bulgaria di FIFA Series, Peluang Emas Romeny Membentur Mistar

2 April 2026 - 09:22 WIB

Presiden Trump Targetkan Penarikan Pasukan dari Konflik Iran dalam 2-3 Minggu ke Depan

1 April 2026 - 09:47 WIB

Trending di Berita