Apa Bahasa Jawa Uang?
Bahasa Jawa uang adalah dhuwit, yatra dan arta. Adapun dhuwit termasuk ngoko sedangkan yatra termasuk krama madya dan kata Arta krama inggil, kata dhuwit termasuk ngoko digunakan untuk berbicara dengan orang yang seusia kita atau dengan teman kita, kata Yatra dan Arta untuk berbicara kepada orang tua kita atau yang kita hormati. Kata Arta dan Yatra sering dilafalkan dengan penulisan arto dan yotro, kata O pada kata arto dan yotro seperti kata O pada kata Bola.
Berikut adalah 10 Contoh kalimat dengan kata uang di bahasa Jawa dan artinya di bahasa Indonesia, apabila saudara mempunyai pertanyaan silakan tulis melalui kolom komentar di bawah
- Mbak Samitri angsal arto katah saking sadean jamu ten peken artinya Mbak Samitri mendapatkan uang banyak dari jualan jamu di pasar.
- Iki dhuwit kanggo mbayar sekolah artinya ini uang untuk membayar sekolah.
- Dhuwite mbak Dila ilang dicolong uwong artinya Uangnya mbak Dila hilang dicuri orang.
- Pripun carane sampean saget angsal yotro katah? artinya Bagaimana caranya anda bisa mendapatkan uang banyak?
- Ibu biasane ndeleh arto ten bank BRI artinya Ibu biasanya menaruh uang di bank BRI.
- Yotrone sampun cekap damel tumbas ageman ten peken artinya Uangnya sudah cukup untuk membeli baju di pasar.
- Nopo kulo saget ngampil artone jenengan 10 juta rupiah? Artinya Apakah saya bisa meminjam uangnya anda 10 juta rupiah?
- Sinten ingkang Maringi sampean arto damel kuliah? artinya Siapa yang memberi anda uang untuk kuliah?
- Mbak Siti duwe dhuwit kanggo blonjo sayur ten toko artinya Mbak Siti mempunyai uang untuk belanja sayur di toko.
- Bapak, Nopo kulo angsal nyuwun arto damel tumbas sepatu ingkang enggal? Artinya Bapak, apakah saya boleh meminta uang untuk membeli sepatu yang baru?









