Apa Bahasa Jawanya Angka 6?
Bahasa Jawa angka 6 (enam) adalah enem, Kata Enem digunakan untuk ngoko dan kata krama. kata yang termasuk ngoko digunakan untuk berbicara dengan orang yang seusia kita atau dengan teman kita, kata yang termasuk krama madya dan krama inggil digunakan untuk berbicara kepada orang tua kita atau yang kita hormati.
Berikut adalah 13 contoh kalimat dengan angka 6 (enam) di bahasa Jawa dan artinya di bahasa Indonesia, apabila saudara mempunyai pertanyaan silakan tulis melalui kolom komentar di bawah
- Kulo badhe nitip enem kucing kulo ten panjengan artinya Saya akan menitipkan lima hp saya di anda.
- Pitikku wingi limo sak iki dadi enem artinya Ayam saya kemarin lima sekarang tinggal dua.
- Yugo kulo sampun enem, ingkang jaler sekawan, ingkang estri kaleh artinya Anak saya masih 6, yang laki-laki tiga, yang wanita dia.
- Aku mangan entek enem sunduk sate artinya saya makan hingga enam tusuk sate.
- Kulo perso wonten lare enem ingkang sholat dhuha ten masjid artinya Saya mengetahui ada lima anak yang sholat dhuha di masjid.
- Aku wes tuku enem laptop merek Asus kanggo kerjo neng kantor artinya Saya sudah membeli lima printer merek Epson untuk bekerja di kantor
- Tanduran teloku ono enem seng wes gede artinya Tanaman Lombok saya ada yang sudah berbuah.
- Kulo diparingi enem pelem kaliyan Mas Bambang artinya Saya diberi lima timun oleh Mas Abdullah.
- Enek enem al qur’an anyar neng mesjid artinya Terdapat lima anak yang sedang mengaji Al Qur’an di masjid.
- Niki wonten enem karung jagung kagem keluargane sampean artinya ini ada lima karung beras untuk anak anda.
- Kulo nyuwun kelopone enem damel slametan mbenjing artinya Saya minta kepalanya lima untuk kegiatan hajatan besok.
- Anake wedusku ono enem seng neng kandang artinya anaknya anak kambing saya ada lima yang di kandang.
- Aku duwe enem bulpen seng diwenehi mbakyuku artinya Saya mempunyai lima buku gambar yang diberi kakak perempuan saya.









