Apa Bahasa Jawanya Gula?
Bahasa Jawa gula adalah gulo dan Gendhis. gulo untuk ngoko, sedangkan gendhis untuk krama madya dan krama inggil. kata gulo termasuk ngoko digunakan untuk berbicara dengan orang yang seusia kita atau dengan teman kita, kata gendhis termasuk krama madya dan krama inggil digunakan untuk berbicara kepada orang tua kita atau yang kita hormati.
Berikut adalah 7 contoh kalimat menggunakan kata gula di bahasa Jawa dan artinya di bahasa Indonesia.
- Gulone ojo akeh akeh yen awakmu wenehi neng kopiku artinya Gulanya jangan banyak-banyak jika kamu memberi di kopi saya.
- Semute podo nggowo gulo soko adah gulo artinya Semutnya semua membawa gula dari wadah gula.
- Kulo bade tumbas gendhis ten peken artinya Saya akan membeli gula di pasar.
- Sinten ingkang badhe maringi gendhis ten panti sosial? Artinya siapa yang akan memberi gula di panti sosial?
- Pak Mujiono sampun giling tebu Ten pabrik gulo artinya Pak Mujiono sudah menggiling tebu di pabrik gula.
- Pabrik gulo Mrican Kediri wes ono ket jaman londo artinya Pabrik gula Mrican Kediri sudah ada sejak zaman Belanda.
- Wong seng duwe loro diabet apike disudo gulone artinya Orang yang mempunyai sakit diabetes baiknya dikurangi gulanya.









