Apa arti Nafakho (نَفَخَ)?
Nafakho merupakan bentuk fi’il madhi. Nafakho artinya meniup atau inflasi. Tulisan arab Nafakho adalah نَفَخَ. dimana kata Nafakho terdiri dari 3 huruf hijaiyah, yakni huruf nun, huruf fa’ dan huruf kho’. bentuk pasif dari kata nafakho adalah nufikho (نُفِخَ), nufikho (نُفِخَ) artinya ditiup Adapun bentuk perubahan atau tasrif kata Nafakho (نَفَخَ) sebagai berikut
نَفَخَ يَنْفُخُ نَفْخًا وَمَنْفَخًا فَهُوَ نَافِخٌ وَذَاكَ مَنْفُوخٌ اُنْفُخْ لَاتَنْفُخْ مَنْفَخٌ2 مِنْفَخٌ
Nafakho – yanfukhu – nafkhon – wa manfakhon – fahuwa – nafikhun – wa dzaka – manfukhun – unfukh – la tanfukh – manfakhun- manfakhun – minfakhun
- Fi’il Madhi = (نَفَخَ) Nafakho artinya telah meniup
- Fi’il Mudhori’ = (يَنْفُخُ) Yanfukhu artinya sedang meniup
- Masdar = (نَفْخًا) Nafkhon artinya tiupan
- Masdar Mim = (مَنْفَخًا) Manfakhon artinya sedang meniup
- Isim Fa’il = (نَافِخٌ) Nafikhun artinya Orang yang meniup
- Isim Maf’ul = (مَنْفُوخٌ) Manfukhun artinya yang ditiup
- Fi’il Amr = (اُنْفُخْ) Unfukh artinya tiuplah!
- Fi’il Nahi = ( لَاتَنْفُخْ) La Tanfukhun artinya janganlah engkau meniup
- Isim Meniup/Isim Zaman = (مَنْفَخٌ2) Manfakhun artinya tempat atau waktu meniup
- Isim Alat = (مِنْفَخٌ) Minfakhun artinya alat untuk meniup
Kata Nafakho (نَفَخَ) bisa berubah menjadi Nafakhtu, Nafakhtuma dan Nafakhtum tergantung pada dhomir (kata ganti yang digunakan). Adapun perubahan kata berdasarkan dhomirnya disebut dengan tasrif lughowi, berikut ini penjelasan dan contoh tentang tasrif lughowi fi’il madhi kata Nafakho (نَفَخَ)
Tasrif Lughowi fi’il Madhi kata Nafakho (نَفَخَ)
Tasrif adalah perubahan kata, di dalam bahasa arab penggunaan kata kerja akan berubah-ubah sesuai dengan dhomir (kata ganti) yang berada di depannya, sehingga penulisan kalimat saya telah meniup dengan kalian telah meniup itu berbeda. Di bawah ini adalah penulisan Tasrif Lughowi Fi’il Madhi dengan kata Nafakho (نَفَخَ) dari kata ganti dengan huruf ana sampai nahnu, di mana perubahan bentuk fi’il madhi dengan dhomir disebut juga tasrif lughowi fi’il madhi
- هُوَ نَفَخَ huwa nafakho artinya Dia laki-laki telah meniup
- هُمَا نَفَخَا huma nafakho artinya Mereka laki-laki berdua telah meniup
- هُمْ نَفَخُوا hum nafakhu artinya Mereka laki laki telah meniup
- هِيَ نَفَخَتْ hiya nafakhots artinya Dia wanita telah meniup
- هُمَا نَفَخَتَا huma nafakhota artinya Mereka wanita berdua telah meniup
- هُنَّ نَفَخْنَ hunna nafakhna artinya Mereka wanita telah meniup
- أَنْتَ نَفَخْتَ anta nafakhta artinya Kamu laki-laki telah meniup
- أَنْتُمَا نَفَخْتُمَا antuma nafakhtuma artinya Kamu berdua laki-laki telah duduk
- أَنْتُمْ نَفَخْتُمْ antum nafakhtum artinya Kamu semua laki-laki telah meniup
- أَنْتِ نَفَخْتِ Anti nafakhti artinya Kamu wanita telah meniup
- أَنْتُمَا نَفَخْتُمَا antuma nafakhtuma artinya Kamu berdua wanita telah meniup
- أَنْتُنَّ نَفَخْتُنَّ antunna nafakhtunna artinya Kamu semua wanita telah meniup
- أَنَا نَفَخْتُ ana nafakhtu artinya Saya telah meniup
- نَحْنُ نَفَخْنَا nahnu nafakhna artinya Kami telah meniup
Contoh Kalimat dengan kata Nafakho (نَفَخَ)
Berikut adalah 5 contoh kalimat dengan kata Nafakho (نَفَخَ) di dalam Al Qur’an, adapun warna kuning kami berikan kepada kata yang menggunakan kata Nafakho (نَفَخَ) supaya memudahkan di dalam mempelajari dan meniupnya.
- فَاِذَا سَوَّيْتُهٗ وَنَفَخْتُ فِيْهِ مِنْ رُّوْحِيْ فَقَعُوْا لَهٗ سٰجِدِيْنَ faidza sawwaytuhu wa nafakhtu fihi min rukhu faqo’u lahu sajidina artinya Maka apabila Aku telah menyempurnakan (kejadian)nya, dan Aku telah meniupkan roh (ciptaan)-Ku ke dalamnya, maka tunduklah kamu kepadanya dengan bersujud.” (Al Hijr ayat 29)
- ثُمَّ سَوّٰىهُ وَنَفَخَ فِيْهِ مِنْ رُّوْحِهٖ وَجَعَلَ لَكُمُ السَّمْعَ وَالْاَبْصَارَ وَالْاَفْـِٕدَةَۗ tsumma sawwahu wa nafakho fihi min rukhihu waja’ala lakumus sam’a wal abshoro wal afidata artinya Kemudian Dia menyempurnakannya dan meniupkan roh (ciptaan)-Nya ke dalam (tubuh)nya dan Dia menjadikan pendengaran, penglihatan dan hati bagimu, (As Sajdah ayat 9)
- وَمَرْيَمَ ابْنَتَ عِمْرٰنَ الَّتِيْٓ اَحْصَنَتْ فَرْجَهَا فَنَفَخْنَا فِيْهِ مِنْ رُّوْحِنَا وَصَدَّقَتْ بِكَلِمٰتِ رَبِّهَا وَكُتُبِهٖ wa maryamab nata ‘imronal lati akhshonat farjaha fanafakhna fihi min ruhina wa shoddaqot bikalimati tobbiha wa kutubihi artinya dan Maryam putri Imran yang memelihara kehormatannya, maka Kami tiupkan ke dalam rahimnya sebagian dari roh (ciptaan) Kami; dan dia membenarkan kalimat-kalimat Tuhannya dan kitab-kitab-Nya; (At Tahrim ayat 12)
- وَّنُفِخَ فِى الصُّوْرِ فَجَمَعْنٰهُمْ جَمْعًا wa nufikho fish shuri fajama’nahaahum jam’an artinya dan (apabila) sangkakala ditiup (lagi), akan Kami kumpulkan mereka semuanya. (Al Kahfi ayat 99)
- فَاِذَا نُفِخَ فِى الصُّوْرِ فَلَآ اَنْسَابَ بَيْنَهُمْ يَوْمَىِٕذٍ وَّلَا يَتَسَاۤءَلُوْنَ faidza nufikho fish shuri falaa ansaba baynahum yaumaidzin walayatasaa aluna artinya Apabila sangkakala ditiup maka tidak ada lagi pertalian keluarga di antara mereka pada hari itu (hari Kiamat), dan tidak (pula) mereka saling bertanya. (Al Mu’minuun ayat 101)








