Rusia telah meluncurkan serangan rudal oreshnik ke beberapa wilayah Ukraina seperti wilayah kota Lviv pada bulan Januari tahun 2026, tepatnya pada hari Sabtu tanggal 10 Januari tahun 2026. serangan tersebut mengakibatkan 4 warga negara Urkraina tewas dan beberapa lainnya terluka.
Beberapa ahli menyatakan bahwa serangan rudal Oreshnik tidak bisa ditangkis oleh sistem pertahanan udara yang dimiliki oleh Ukraina saat ini, sehingga bisa menjadi rudal yang dilengkapi dengan senjata pemusnah massal seperti bom nuklir walaupun penggunaan bom nuklir sudah dilarang di dunia sejak berakhirnya era perang dingin
Menurut berita CNBC Indonesia, Seorang pejabat senior Ukraina mengatakan rudal tersebut menghantam bengkel milik sebuah perusahaan negara di kota Lviv, Ukraina barat, dekat perbatasan Polandia. Dampak dari beberapa sub munisi menyebabkan “penetrasi kecil pada struktur beton” di bengkel tersebut serta membentuk kawah di area hutan di sekitarnya.
Secara terpisah, dinas keamanan negara Ukraina, SBU, menyatakan Rusia juga berupaya menghancurkan infrastruktur sipil di wilayah sekitar, di tengah kondisi cuaca yang “memburuk dengan cepat”.









