اِذْ قَالَ لِاَبِيْهِ يٰٓاَبَتِ لِمَ تَعْبُدُ مَا لَا يَسْمَعُ وَلَا يُبْصِرُ وَلَا يُغْنِيْ عَنْكَ شَيْـًٔا (42)
Tulisan latin : idz qola liabiihi yaabati lima ta’budu ma la yasma’u wa la yubshiru wa la yughni ‘anka syai an
Artinya : (Ingatlah) ketika dia (Ibrahim) berkata kepada ayahnya, “Wahai ayahku! Mengapa engkau menyembah sesuatu yang tidak mendengar, tidak melihat, dan tidak dapat menolongmu sedikit pun? (Surat Maryam ayat 42)
Tafsir Al Qur’an Surat Maryam ayat 42 menurut kitab Tafsir Jalalain
اِذْ قَالَ لِاَبِيْهِ (Yaitu ketika ia berkata kepada bapaknya) yang bernama Azar,- يٰٓاَبَتِ (“Wahai bapakku!) huruf Ta pada lafadz Abati pergantian dari Ya Idhafah, karena keduanya tidak dapat dikumpulkan menjadi satu. Azar adalah penyembah berhala – لِمَ تَعْبُدُ مَا لَا يَسْمَعُ وَلَا يُبْصِرُ وَلَا يُغْنِيْ عَنْكَ (Mengapa kamu menyembah sesuatu yang tidak mendengar, tidak melihat dan tidak dapat menolong kamu) tidak dapat mencukupimu- شَيْـًٔا (sedikit pun?) baik berupa manfaat maupun bahaya.









