فَاَخَذَهُ اللّٰهُ (Maka Allah membinasakannya) yakni menenggelamkannya hingga binasa- نَكَالَ (sebagai pembalasan) atau siksaan- الْاٰخِرَةِ (atas yang terakhir ini) disebabkan perkataannya yang terakhir tadi – وَالْاُوْلٰىۗ (dan yang pertama) yaitu sebagaimana yang telah disitir oleh firman-Nya, “… aku tidak mengetahui tuhan bagi kamu sekalian selain aku.” (Q.S. Al-Qashash, 38) Jarak antara kedua perkataan yang telah dikatakannya itu empat puluh tahun.