مَتَاعًا (Untuk kesenangan) lafadz Mataa’an berkedudukan menjadi Maf’ul Lah bagi lafadz yang tidak disebutkan, lengkapnya, Dia melakukan hal tersebut untuk kesenangan. Atau lafadz Mataa’an ini dianggap sebagai Mashdar, artinya memberikan kesenangan – لَّكُمْ وَلِاَنْعَامِكُمْۗ (buat kalian dan buat binatang-binatang ternak kalian) lafadz An’aam ini adalah jamak dari lafadz Na’amun artinya binatang ternak mencakup unta, sapi, dan kambing.