(يَبْحَثُ) Yabhasu merupakan bentuk fi’il mudhori dari kata (بَحَثَ) Bahasa, (بَحَثَ) Bahasa artinya mencari di bahasa Indonesia.
(يَشْرَحُ) Yasrohu merupakan bentuk fi’il mudhori dari kata (شَرَحَ) Saroha, (شَرَحَ) Saroha artinya menjelaskan, menerangkan atau menguraikan di bahasa Indonesia.
(يَأْذَنُ) Ya’dzanu merupakan bentuk fi’il mudhori dari kata (أَذِنَ) Adzina, (أَذِنَ) Adzina artinya mengizinkan di bahasa Indonesia.
(يَسْتَأْذِنُ) Yasta’dzinu merupakan bentuk fi’il mudhori dari kata (اِسْتَأْذَنَ) Ista’dzana, (اِسْتَأْذَنَ) Ista’dzana artinya meminta izin di bahasa Indonesia.
(يُحَضِّرُ) Yuhaddiru merupakan bentuk fi’il mudhori dari kata (حَضَّرَ) haddoro, (حَضَّرَ) haddoro artinya mengabsen di bahasa Indonesia.
(يَغِيْبُ) Yagibu merupakan bentuk fi’il mudhori dari kata (غَابَ) Goba, (غَابَ) Goba artinya absen atau tidak hadir di bahasa Indonesia.
(يَحْضُرُ) Yahduru merupakan bentuk fi’il mudhori dari kata (حَضَرَ) Hadoro, (حَضَرَ) Hadoro artinya hadir di bahasa Indonesia.
(يَمْنَعُ) Yamna’u merupakan bentuk fi’il mudhori dari kata (مَنَعَ) Mana’a, (مَنَعَ) Mana’a artinya melarang di bahasa Indonesia.
(يَأْمَرُ) Ya’maru merupakan bentuk fi’il mudhori dari kata (اَمَرَ) Amaro, (اَمَرَ) Amaro artinya menyuruh di bahasa Indonesia.
(يَخْتَتِمُ) Yahtatimu merupakan bentuk fi’il mudhori dari kata (اِخْتَتَمَ) Ihtatama, (اِخْتَتَمَ) Ihtatama artinya mengakhiri di bahasa Indonesia.
Untuk membaca perubahan bentuk kata yang lain silakan klik halaman selanjutnya.