Bab 9 – Pengkhianat di Polisi
Kenji mencoba menghubungi seorang kolega lama di kepolisian. Namun, yang ia dapatkan justru peringatan: “Berhenti sekarang, Kenji. Jangan ikut campur.”
Malam itu, Kenji hampir tewas dalam penyergapan. Dari situ ia sadar, ada tangan polisi yang bekerja sama dengan Klan Hoshigami. Tokyo bukan hanya dikuasai oleh yakuza, tapi juga dilindungi oleh oknum berseragam.
Bab 10 – Aiko di Tangan Mereka
Kenji akhirnya menemukan keberadaan Aiko—ia disekap di sebuah apartemen tersembunyi di distrik Kabukicho. Namun, saat mencoba masuk, ia disergap dan nyaris ditangkap.
Sebelum kabur, Kenji sempat melihat Aiko dari balik jeruji besi di jendela kecil. Mata gadis itu penuh ketakutan, tapi juga ada secercah harapan ketika ia melihat wajah Kenji.
“Bertahanlah, Aiko. Aku akan kembali untukmu,” bisiknya sebelum lenyap dalam kegelapan.
Bab 11 – Utang dan Jerat
Kenji menyelidiki lebih jauh bagaimana Aiko bisa terjerat. Ia menemukan bahwa seorang agen bakat palsu menipu Aiko dengan kontrak. Setiap biaya—dari pakaian, pelatihan, hingga tempat tinggal—dihitung sebagai utang. Utang itu lalu dijual ke Klan Hoshigami, membuat Aiko tak punya jalan keluar.
Kenji merasa amarah mendidih. “Mereka memperdagangkan mimpi untuk mengikat orang dalam rantai,” gumamnya. Haruka yang menemaninya mencatat semua detail, bertekad menulis laporan besar.
Bab 12 – Aliansi Tak Terduga
Di sebuah gudang tua di pinggiran kota, Kenji bertemu dengan Takeshi, mantan anggota yakuza yang pernah ia tangkap bertahun-tahun lalu. Takeshi kini hidup dalam pelarian, tapi masih punya jaringan informasi.
“Aku benci Klan Hoshigami lebih dari siapa pun,” kata Takeshi. “Jika kau ingin melawan mereka, aku akan membantumu. Tapi kau harus siap menghadapi neraka.”
Kenji tahu ini berbahaya, tapi ia juga tahu, untuk melawan bayangan sebesar itu, ia butuh sekutu dari dalam.
Bab 13 – Pertarungan di Kabukicho
Malam itu, Kenji, Haruka, dan Takeshi menyusup ke salah satu klub terbesar milik Klan Hoshigami. Pertarungan sengit terjadi di lorong sempit penuh lampu neon. Dentuman musik bercampur jeritan dan suara kursi berterbangan.
Kenji berhadapan langsung dengan salah satu tangan kanan Ryoji. Meski tubuhnya penuh luka, ia berhasil menjatuhkan lawannya. Namun ia tahu, ini baru permulaan.
Bab 14 – Rahasia Ryoji
Dari dokumen yang mereka curi, terungkap bahwa Ryoji bukan sekadar bos kecil. Ia ternyata memiliki hubungan keluarga dengan salah satu petinggi Klan Hoshigami. Semua tindakannya bukan hanya bisnis, melainkan juga demi membuktikan diri dalam hierarki yakuza.
“Dia bukan hanya penjaga klub malam,” ujar Takeshi. “Dia calon pewaris bayangan.”
Kenji menyadari bahwa menyelamatkan Aiko berarti menghantam langsung garis keturunan sindikat.
Bab 15 – Pengejaran di Kereta Malam
Kenji mendapatkan kabar bahwa Aiko akan dipindahkan keluar Tokyo menggunakan kereta malam. Dengan bantuan Haruka dan Takeshi, ia menyusup ke stasiun.
Di dalam kereta yang melaju kencang, terjadi kejar-kejaran menegangkan di antara gerbong. Pukulan, teriakan, dan denting logam bercampur dengan deru roda besi. Kenji akhirnya berhasil menemukan Aiko di salah satu gerbong tertutup.
Namun, saat hendak membebaskannya, ia dikepung oleh anak buah Ryoji. Pertarungan di atas kereta yang melaju menembus gelap malam pun dimulai.







