Menu

Mode Gelap
Arti Kata Cekakakan Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Arti Kata Mempercekakkan Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Arti peribahasa bercekak henti silat terkenang adalah … Arti Kata Mencekakkan Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Arti Kata Mencekak Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Arti Kata Bercekak Pinggang Menurut KBBI

Al Qur'an

Surat Maryam Ayat 58, Tulisan Latin, Artinya dan Tafsirnya

khoiribadge-check

 اُولٰۤىِٕكَ الَّذِيْنَ اَنْعَمَ اللّٰهُ عَلَيْهِمْ مِّنَ النَّبِيّٖنَ مِنْ ذُرِّيَّةِ اٰدَمَ وَمِمَّنْ حَمَلْنَا مَعَ نُوْحٍۖ وَّمِنْ ذُرِّيَّةِ اِبْرٰهِيْمَ وَاِسْرَاۤءِيْلَ ۖوَمِمَّنْ هَدَيْنَا وَاجْتَبَيْنَاۗ اِذَا تُتْلٰى عَلَيْهِمْ اٰيٰتُ الرَّحْمٰنِ خَرُّوْا سُجَّدًا وَّبُكِيًّا ۩ (58) 

Tulisan Latin : Ulaaikal ladzina an’amallahu ’alaihim minan nabiyyina min dzurriyai aadama wamimman hamalna ma’a nuhin wa min dzurriyati ibrrohima wa isroila wa mimman hadaina wajtabainaa idza tutla ’alaihim aayaatur rohmani khorru sujjadan wa bukiyyan

Artinya : Mereka itulah orang yang telah diberi nikmat oleh Allah, yaitu dari (golongan) para nabi dari keturunan Adam, dan dari orang yang Kami bawa (dalam kapal) bersama Nuh, dan dari keturunan Ibrahim dan Israil (Yakub) dan dari orang yang telah Kami beri petunjuk dan telah Kami pilih. Apabila dibacakan ayat-ayat Allah Yang Maha Pengasih kepada mereka, maka mereka tunduk sujud dan menangis. (Surat Maryam ayat 58)

Tafsir Al Qur’an Surat Maryam ayat 58 menurut kitab Tafsir Jalalain

اُولٰۤىِٕكَ  (Mereka itu) kalimat ini menjadi Mubtada – الَّذِيْنَ اَنْعَمَ اللّٰهُ عَلَيْهِمْ (adalah orang-orang yang telah diberi nikmat oleh Allah) menjadi sifat daripada lafal Ulaaika- مِّنَ النَّبِيّٖنَ (yaitu para nabi) menjadi Bayan atau keterangan dari lafal Ulaaika yang kedudukannya sama dengan sifat. Dan Lafadz-lafadz yang sesudahnya sampai kepada Jumlah Syarat menjadi sifat dari lafal Nabiyyiin. Maka firman-Nya- مِنْ ذُرِّيَّةِ اٰدَمَ (dari keturunan Adam) yakni Nabi Idris – وَمِمَّنْ حَمَلْنَا مَعَ نُوْحٍۖ  (dan dari orang-orang yang Kami muatkan bersama Nuh) di dalam bahteranya, maksudnya adalah Nabi Ibrahim yaitu cucu daripada anak Nabi Nuh yang bernama Sam – وَّمِنْ ذُرِّيَّةِ اِبْرٰهِيْمَ (dan dari keturunan Ibrahim) yakni Nabi Ismail dan Nabi Ishaq serta Nabi Yakub, وَ (dan) dari keturunan اِسْرَاۤءِيْلَ (Israel) yang dimaksud adalah Nabi Musa, Nabi Harun, Nabi Zakaria, Nabi Yahya, dan Nabi Isa – وَمِمَّنْ هَدَيْنَا وَاجْتَبَيْنَاۗ  (dan dari orang-orang yang telah Kami beri petunjuk dan telah Kami pilih) daripada mereka. Khabar dari lafal Ulaaika yang di permulaan ayat tadi ialah – اِذَا تُتْلٰى عَلَيْهِمْ اٰيٰتُ الرَّحْمٰنِ خَرُّوْا سُجَّدًا وَّبُكِيًّا (“Apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat Allah Yang Maha Pemurah, maka mereka menyungkur dengan bersujud dan menangis”). Lafadz Sujjadan dan Bukiyyan adalah bentuk jamak dari lafal Saajidun dan Baakin. Maksudnya jadilah kalian orang-orang seperti mereka. Asal kata Bukiyyun adalah Bukiwyun, kemudian huruf Wawunya diganti menjadi Ya dan harakat Dhammahnya diganti pula dengan Kasrah, sehingga menjadi Buhiyyun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Video membaca surat At Taubah juz 10

29 November 2025 - 10:12 WIB

Surat Al Fatihah versi bahasa Arab, latin dan terjemahannya ke bahasa Mandarin

8 September 2025 - 08:59 WIB

Surat Al Fatihah versi bahasa Arab, latin dan terjemahannya ke bahasa Mandarin

Tabel surat Al Fatihan versi Arab, latin dan terjemahan

8 September 2025 - 08:38 WIB

Al Fatihah ayat 1-7 latin dan terjemahannya

8 September 2025 - 07:32 WIB

Wa ma adroka mal khutomah artinya

1 Juli 2025 - 09:49 WIB

Trending di Al Qur'an