Apa Bahasa Jawa Hilang?
Bahasa jawa hilang adalah ilang dan ical, ilang untuk ngoko, ical untuk krama madya dan krama inggil. Kata ilang termasuk ngoko digunakan untuk berbicara dengan orang yang seusia kita atau dengan teman kita, kata ical termasuk krama madya dan krama inggil digunakan untuk berbicara kepada orang tua kita atau yang kita hormati.
Berikut adalah 10 contoh kalimat dengan kata hilang di bahasa Jawa dan artinya di bahasa Indonesia, apabila saudara mempunyai pertanyaan silakan tulis melalui kolom komentar di bawah
- Kucingku ilang wau bengi artinya Kucing saya hilang tadi malam.
- Mbake sampek nangis mergo duwite ilang rong atus ewu artinya Mbaknya sampai menangis sebab uangnya hilang dua ratus ribu.
- Sinten ingkang yugone ical ten kolam renang? Artinya Siapa yang anaknya hilang di kolam renang?
- Mbak Santi tasek ical ten kali brantas artinya Mbak Santi masih hilang di sungai Brantas.
- Klambine akeh seng ilang pas ditinggal dolan neng Kalimantan artinya Bajunya banyak yang hilang ketika ditinggal pergi ke Kalimantan.
- Pitik kulo ical tiga wau dalu artinya ayam saya hilang tiga tadi malam.
- Maling seng mlebu omahmu iku seng garai barangmu ilang artinya Pencuri yang masuk rumahmu itu yang membuat barang anda hilang.
- Nopo imanne sampun ical, koq piyambake mboten gadah wirang artinya Apa imannya sudah hilang, kok dirinya tidak memiliki rasa malu.
- Puniko sepedahe mas Dimas tasek wonten mboten tumut ical artinya Itu sepedahnya Mas Dimas masih ada tidak ikut hilang.
- Katah tiang sepah podo nangis margi artone podo ical wingi artinya banyak orang tua yang menangis sebab uangnya hilang kemarin.